Ternyata Makanan Memang Terasa Lebih Manis Saat Anda Jatuh Cinta

Semua hal terasa lebih manis saat jatuh cinta, ternyata itu bukanlah omong kosong belaka. Penelitian menunjukkan bahwa makanan memang dapat terasa lebih manis saat seseorang sedang jatuh cinta. Bahkan air putih juga dapat terasa lebih manis.

Jatuh cinta ternyata memang membuat semuanya terasa manis

Ternyata cinta memang dapat membuat semuanya terasa manis termasuk makanan dan minuman

Itu semua didapatkan dari sebuah studi penelitian yang dilakukan pada universitas nasional di Singapura dimana didasarkan pada metafora “cinta itu manis” dan “cemburu itu pahit”. Para peneliti meminta 197 mahasiswa menuliskan pengalaman cinta, cemburu, atau keduanya. Kemudian, mereka diminta untuk memakan permen Ribena Pastilles yang memiliki rasa manis dan asam, atau coklat pahit Meiji Morinaga.

Dari eksperimen tersebut ditemukan bahwa mereka yang menuliskan tentang cinta menilai rasa permen dan coklat lebih manis dibandingkan mereka yang tidak menuliskan tentang cinta. Tidak hanya itu saja, di samping eksperimen ini para peneliti juga meminta mahasiswa untuk menguji sebuah produk air minum (yang sebenarnya adalah air putih biasa), dan hal yang sama juga terjadi yakni mereka yang menuliskan tentang cinta mengatakan air itu lebih manis padahal itu benar-benar adalah air putih biasa.

Bagaimana dengan emosi dan metafora lainnya?

Cinta memang dapat membuat semua terasa manis, namun tidak sama halnya bagi kecemburuan

Jika jatuh cinta dapat membuat semua hal benar-benar terasa lebih manis, lalu bagaimana dengan emosi lainya seperti cemburu, marah, senang, atau sedih.

Sayangnya tidak semua emosi dapat meningkatkan rasa indera kita, sebagai contoh cemburu. Metafora atau sebuah gambaran seputar kata “cemburu” ini sangatlah banyak dan dipenuhi oleh perasaan membara, namun ternyata cemburu sendiri tidaklah berpengaruh apa-apa terhadap indera kita.

Uniknya, sebuah studi juga menunjukkan bahwa beberapa metafora terbukti benar, seperti contohnya seseorang yang terisolasi secara sosial memang merasakan bahwa dirinya lebih dingin. Ini berarti hanyalah bebeberapa emosi dan metafora tertentu yang memang dapat terbukti benar yang juga berarti tidak semua metafora harus dipercaya sebelum benar-benar dibuktikan.

Jadi lain kali jika Anda diminta untuk memakan atau meminum sesuatu yang pahit maka bayangkanlah kekasih tercinta Anda, mungkin saja itu tidak membantu. Kabar baiknya bagi Anda yang sedang cemburu, memakan es krim tidak akan membuat es krim tersebut menjadi pahit.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s